Selasa, 13 Oktober 2015

REVIEW AKUNTANSI KEUANGAN & STANDART AKUNTANSI KEUANGAN

AKUNTANSI KEUANGAN & STANDART AKUNTANSI  KEUANGAN
Akuntansi adalah suatu kegiatan yang  berkaitan dengan pengidentifikasian, pencatatan, pengukuran  dan  pengkomunikasian.
PROSES AKUNTANSI
Proses  akuntansi  akan  terus berulang mulai dari transaksi keuangan sampai dengan  penyusunan laporan keuangan.
Transaksi keuangan  ialah barang dagangan yang dibeli secara tunai
Tahap proses Akuntansi ada tiga yaitu:
1.      Pencatatan dan Penggolongan
Pencatatan  dan penggolongan  ini  seperti mencatat  atau menggolongkan bukti pembukuan  atau  bukti transaksi (pembelian barang dagang) lalu catat dalam jurnal baik jurnal umum maupun khusus kemudian posting ke buku besar.
2.      Peringkasan
Peringkasan  ini  lebih  ke penyusunan. Penyusunan neraca saldo, jurnal penyesuaian,  jurnal penutup, sampai ke jurnal pembalik.
3.      Pelaporan
Hasil dari penganalisisan keuangan
Pengguna Informasi Akuntansi
*      Investor          : penanam modal
*      Kreditur          : mencari tahu pinjaman
*      Pemerintah     : dilihat dari laporan  akuntansi
*      BPPM             : berkewajiban  untuk melaporkan
STANDAR AKUNTANSI
Ialah merupakan sebuah pedoman umum penyusunan laporan keuangan yang merupakan pernyataan  resmi tentang masalah akuntansi.
Manfaat dari Standar Akuntansi
·         Dapat menyajikan informasi posisi keuangan
·         Memberi pedoman pada akuntan
·         Meberikan informasi  database
Entitas-entitas  yang berkepentingan dengan standar akuntansi
o   Kantor Akuntan Big Eight (big8)
o   Securities and Exchange Comission  (SEC)
o   The American Accounting Association (AAA)
o   Organisasi/ badan lain
o   Pemakai laporan keuangan
Sejarah  Perkembangan Big8:
Big 8 terdiri  dari:
·         Arthur Andersen  & CO
·         Arthur  Young & CO
·         Cooper & CO
·         Ernst and whinney
·         Price waterhouse & CO
·         Deloiite, haskins, Mitchell & CO
·         Peat morwick,  Mitchell & CO
·         Touche ross  & CO
Setelah itu Big 8  berubah menjadi Big 6 pada tahun 1889-1898.  Kemudian berubah lagi menjadi  big 5  pada tahun  1898 sampai dengan 2002.
Big  5 terdiri dari:
·         Arthur Andersen  & CO
·         Deloiite  and touché
·         KPMG
·         Ernst and Young
·         Price waterhouse
Kemudian berubah lagi menjadi Big  4. Terjadinya Big 4  karena adanya peristiwa Enron. Karena dalam pengauditan Arthur  Andersen menggelapkan  atau menghancurkan data-data Perusahaan Enron di eliminasi.  Big 4 terdiri  dari:
·         Deloitte  & Touche
·         Price waterhouse coopers
·         Ernst &  Young
·         KPMG
Perbedaan IFRS & PSAK
Sumber:
PSAK  : PSAK No1 (revisi 1998) penyajian laporan keuangan
IFRS   : IAI,  Presentation of  Finansial Statements
Neraca:
PSAK  : memerlukan penyajian  asset lancar  maupun tidak lancar kecuali untuk industri tertentu
IFRS   : Penyajian bukan asset lancar ataupun asset tidak lancar, hanya bila penyajian likuiditas lebih relevan &  dapat diandalkan  untuk item tertentu
Laporan Kinerja  Keuangan:
PSAK  : Laporan Laba/Rugi
IFRS   : Laporan Laba/Rugi Komprehesif  (mendasar, khusus atau  mendalam)
Laporan laba/Rugi:
PSAK  : sama seperti IFRS tetapi ada perbedaan rincian pada item yang disajikan  pendapatan yang diterima dimuka.
IFRS   : tidak memiliki  format standar meskipun  pengeluaran harus  disajikan dengan  memilih salah  satu dari dua format.
Laporan Arus Kas:
PSAK  :  Sama seperti IFRS tetapi dalam entitas  harus menggunakan metode langsung
IFRS   : Pos standar tapi ketentuan terbatas  pada isinya metode langsung atau tidak langsung
Tanggungjawab  Laporan  Keuangan:
PSAK  : Manajemen
IFRS   : Tidak diatur
Komponen  Laporan Keuangan:
PSAK  : Neraca, Laporan laba/Rugi, Laporan Arus Kas
IFRS   : Laporan Posisi Keuangan, Laporan L/R


Tidak ada komentar:

Posting Komentar