AKUNTANSI
KEUANGAN & STANDART AKUNTANSI
KEUANGAN
Akuntansi
adalah suatu kegiatan yang berkaitan
dengan pengidentifikasian, pencatatan, pengukuran dan
pengkomunikasian.
PROSES
AKUNTANSI
Proses akuntansi
akan terus berulang mulai dari
transaksi keuangan sampai dengan
penyusunan laporan keuangan.
Transaksi keuangan ialah barang dagangan yang dibeli secara
tunai
Tahap proses Akuntansi
ada tiga yaitu:
1. Pencatatan dan Penggolongan
Pencatatan dan penggolongan ini
seperti mencatat atau
menggolongkan bukti pembukuan atau bukti transaksi (pembelian barang dagang)
lalu catat dalam jurnal baik jurnal umum maupun khusus kemudian posting ke buku
besar.
2. Peringkasan
Peringkasan ini
lebih ke penyusunan. Penyusunan neraca
saldo, jurnal penyesuaian, jurnal
penutup, sampai ke jurnal pembalik.
3. Pelaporan
Hasil
dari penganalisisan keuangan
Pengguna
Informasi Akuntansi
STANDAR
AKUNTANSI
Ialah merupakan sebuah
pedoman umum penyusunan laporan keuangan yang merupakan pernyataan resmi tentang masalah akuntansi.
Manfaat
dari Standar Akuntansi
·
Dapat menyajikan informasi posisi
keuangan
·
Memberi pedoman pada akuntan
·
Meberikan informasi database
Entitas-entitas yang berkepentingan dengan standar akuntansi
o
Kantor Akuntan Big Eight (big8)
o
Securities and Exchange Comission (SEC)
o
The American Accounting Association
(AAA)
o
Organisasi/ badan lain
o
Pemakai laporan keuangan
Sejarah Perkembangan Big8:
Big
8 terdiri dari:
·
Arthur Andersen & CO
·
Arthur
Young & CO
·
Cooper & CO
·
Ernst and whinney
·
Price waterhouse & CO
·
Deloiite, haskins, Mitchell & CO
·
Peat morwick, Mitchell & CO
·
Touche ross & CO
Setelah itu Big 8 berubah menjadi Big 6 pada tahun
1889-1898. Kemudian berubah lagi
menjadi big 5 pada tahun
1898 sampai dengan 2002.
Big 5 terdiri dari:
·
Arthur Andersen & CO
·
Deloiite
and touché
·
KPMG
·
Ernst and Young
·
Price waterhouse
Kemudian
berubah lagi menjadi Big 4. Terjadinya Big
4 karena adanya peristiwa Enron. Karena
dalam pengauditan Arthur Andersen
menggelapkan atau menghancurkan
data-data Perusahaan Enron di eliminasi.
Big 4 terdiri dari:
·
Deloitte
& Touche
·
Price waterhouse coopers
·
Ernst & Young
·
KPMG
Perbedaan
IFRS & PSAK
Sumber:
PSAK : PSAK No1 (revisi 1998) penyajian laporan
keuangan
IFRS : IAI,
Presentation of Finansial
Statements
Neraca:
PSAK : memerlukan penyajian asset lancar
maupun tidak lancar kecuali untuk industri tertentu
IFRS : Penyajian bukan asset lancar ataupun asset
tidak lancar, hanya bila penyajian likuiditas lebih relevan & dapat diandalkan untuk item tertentu
Laporan
Kinerja Keuangan:
PSAK : Laporan Laba/Rugi
IFRS : Laporan Laba/Rugi Komprehesif (mendasar, khusus atau mendalam)
Laporan
laba/Rugi:
PSAK : sama seperti IFRS tetapi ada perbedaan
rincian pada item yang disajikan
pendapatan yang diterima dimuka.
IFRS : tidak memiliki format standar meskipun pengeluaran harus disajikan dengan memilih salah
satu dari dua format.
Laporan
Arus Kas:
PSAK : Sama
seperti IFRS tetapi dalam entitas harus
menggunakan metode langsung
IFRS : Pos standar tapi ketentuan terbatas pada isinya metode langsung atau tidak
langsung
Tanggungjawab Laporan
Keuangan:
PSAK : Manajemen
IFRS : Tidak diatur
Komponen Laporan Keuangan:
PSAK : Neraca, Laporan laba/Rugi, Laporan Arus Kas
IFRS : Laporan Posisi Keuangan, Laporan L/R
Tidak ada komentar:
Posting Komentar