Persediaan ialah semua
barang baik yang siap untuk dijual maupun barang yang belum jadi
yang menjadi objek suatu usaha yang digunakan untuk stok
penjualan ke konsumen
Jenis-jenis Persediaan:
- Persediaan barang dagang
Diperoleh dari
pemasok dan barang tidak diubah sama sekali lalu dijual kembali
- Persediaan bahan baku
Stok bahan yang menjadi stok utama
suatu usaha. Contohnya perusahaan
penerbit untuk membuat produk
jadi
- Persediaan bahan pembantu
Tidak menjadi
substansi pokok
- Persediaan barang dalam proses
Merupakan barang-barang
setengah jadi
- Persediaan barang jadi
Dari bahan
baku sudah jadi dan siap untuk dijual
METODE PEMBUKUAN PERSEDIAAN
Semua
penjualan harus dibukukan ssecara
terperinci dan jelas. Semua barang m asuk
ke akun persediaan
Semua
penjualan tidak harus dibukukan. Mencatatan penjualan dan
pembelian
Pos-pos yang dimasukan dalam
perusahaan
Ø Barang dalam perjalanan
Barang yang masih dalam perjalanan
menjadi masalah dalam penentuan siapa pemiliknya.
Ø Barang konsinyasi
Bisa disebut barang titipan. Barang
konsinyasi keluar masih menjadi milik perusahaan penitip selama barang tersebut
masih di tangan perusahaan penerima titipan dan belum terjual.
Ø Barang yang
dipisahkan
Barang yang telah diproduksi yang sudah
dipisahkan dari barang lainnya untuk pelanggan.
Ø Barang yang telah
dijual dengan angsuran
Barang yang sudah dijual dengan cara
kredit
Ø Barang yang
telah dijual dengan tingkat retur tinggi
Biaya yang dimasukkan dalam
persediaan: biaya produk.
Contoh: biaya ongkir, biaya tenaga kerja langsung dan biaya tenaga kerja
langsung.
PENILAIAN PERSEDIAAN
1. Metode
Periodik
1) Special Indetification
2) Simple Average
(Rata-rata Sederhana)
3) Weighted Average
(Rata-rata Tertimbang)
4) FIFO
5) LIFO
2. Metode
Perpetual
1) FIFO
2) LIFO
3) Moving Average
(Rata-rata Bergerak)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar