Kamis, 06 April 2017

LATIHAN ANALISIS RATIO LAPORAN BANK

Rasio keuangan merupakan salah satu cara yang digunakan untuk mengukur kinerja suatu organisasi atau perusahaan. Jika laporan keuangan menunjukkan hasil yang positif, dapat dianggap organisasi atau perusahaan tersebut dalam kondisi baik. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui kinerja keuangan perbankan syariah di Indonesia khususnya BSM dan BMI selama tahun 2003- 2007 yang diukur berdasarkan rasio keuangan. Metode penelitian ini adalah metode diskriptif pada perusahaan perbankan, yaitu memberikan gambaran dengan menganalisa data-data laporan keuangan. Populasi dalam penelitian ini adalah bank syariah di Indonesia, dengan mengambil data laporan perbankan syariah pada periode tahun 2003-2007. Pengambilan sampel dilakukan berdasarkan teknik proporsive sampling. Sedangkan sampel yang digunakan adalah BSM dan BMI. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PT. Bank Muamalat Indonesia, Tbk. menunjukkan nilai rasio likuiditas yang lebih tinggi dari rata-rata likuiditas Bank Syariah. (Rata-rata QR = 18,63%, BR = 419,65% dan LAR = 34,97%). Sedangkan PT. Bank Syariah Mandiri, Tbk. menunjukkan nilai rasio rentabilitas yang lebih tinggi dari rata-rata rentabilitas Bank Syariah. (Rata-rata GPM = 137,98%, NPM = 25,4% dan NITA = 1,69%). Berdasarkan analisis CAMEL pada bank syariah periode tahun 2003-2007 menunjukkan bahwa kondisi kedua bank syariah tersebut tidak sehat dengan nilai rata-rata CAMEL BSM berada pada kisaran 18,86% sampai 25,4% dan nilai rata-rata BMI berada pada kisaran 29,87% sampai 38,01%


SUMBER:
http://eprints.ums.ac.id/5356/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar